_

-

Buletin 

Prakiraan Desember 2014

 photo COVER-SULUT2014-112_zpsfbd5bc67.jpg

>>>>Download

Penelitian Kaitan Suhu Tanah terhadap Kacang Panjang

E-mail Print PDF

Abstrak


Iklim daerah Sulawesi Utara ditandai oleh curah hujan tinggi sepanjang tahun. Kondisi ini memungkinkan budidaya padi dan palawija ataupun tanaman jangka pendek. Kacang panjang tumbuh baik pada tanah Latosol / lempung berpasir, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dan drainasenya baik dengan pH sekitar 5,5-6,5. Suhu antara 20-30 derajat Celcius dan ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl. Dalam kaitan tersebut maka diuji coba untuk memperoleh produksi kacang panjang yang optimum dengan perlakuan pemulsaan yang berbeda. Perbedaan perlakuan yang dimaksud adalah dengan memberi ketebalan yang berbeda pada mulsa pada tanaman kacang panjang yang diteliti. Dengan tebal mulsa yang berbeda maka setiap perlakuan akan mengalami variasi unsur iklim berupa suhu tanah yang berbeda. Diharapkan dari perlakuan-perlakuan tersebut akan diperoleh gambaran kondisi suhu tanah efektif yang memberikan hasil produksi kacang panjang yang baik.    

Rancangan yang dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok 3 perlakuan dan 4 blok sebagai ulangan sehingga ada 12 kali pengamatan. Perlakuan yang dilakukan adalah perbedaan ketebalan mulsa dimana perlakuan (A) adalah dengan pemberian mulsa serbuk gergaji dengan ketebalan 7 cm, (B) adalah dengan pemberian mulsa serbuk gergaji dengan ketebalan 3 cm dan (C) adalah kontrol atau tanpa pemberian serbuk gergaji. Tanaman yang dijadikan percobaan adalah kacang panjang varietas Panah Merah di lahan Stasiun Klimatologi Manado di Paniki Atas yang berlangsung dari bulan Oktober 2012 s.d Desember 2012.     
Perbedaan perlakuan yang diberikan adalah untuk mengetahui beda nyata unsur iklim yaitu suhu tanah terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang. Dari data laju tumbuh tanaman, jumlah daun, diamater batang dan hasil panen didapat data yang kemudian akan dilakukan analisa dengan Analisis Sidik Ragam Rancangan Acak Lengkap dan dilanjutkan dengan uji t dengan beda nyata terkecil BNT (LSD-Least Significant Difference).    

Pengaruh perlakuan suhu tanah pada parameter tinggi tanaman kacang panjang pada minggu ke 6 terlihat pada tabel berikut :

 

1 mst



Dari Tabel Laju Tumbuh Tanaman terlihat bahwa perlakuan A, B dan C tidak berbeda nyata.    

Pengaruh perlakuan suhu tanah pada parameter jumlah daun kacang panjang pada minggu ke 6 sebagaimana terlihat pada tabel berikut :

 

1 mst


Dari Tabel Diameter Batang Tanaman terlihat bahwa perlakuan A, B dan C tidak berbeda nyata.    

Pengaruh perlakuan suhu tanah pada parameter diameter batang kacang panjang pada minggu ke 6 sebagaimana terlihat pada tabel berikut :

 

1 mst

 


Dari Tabel Diameter Batang Tanaman terlihat bahwa perlakuan A, B dan C tidak berbeda nyata.    

Pengaruh perlakuan suhu tanah pada parameter berat basah tanaman kacang panjang pada saat panen sebagaimana terlihat pada tabel berikut :

 

1 mst


Dari Tabel Berat Basah Tanaman terlihat bahwa perlakuan A, B dan C tidak berbeda nyata.    

Pengaruh perlakuan suhu tanah pada parameter berat kering tanaman kacang panjang pada saat panen sebagaimana terlihat pada tabel berikut :

 

1 mst



Dari Tabel Berat Kering Tanaman terlihat bahwa perlakuan A, B dan C tidak berbeda nyata.    

Tanaman kacang panjang mengalami laju pertumbuhan seperti pada grafik berikut :

 

1 mst



Dari grafik diatas terlihat perlakuan A mempunyai panjang tanaman terpanjang diikuti perlakuan B dan C.     

Tanaman kacang panjang mengalami pertumbuhan jumlah daun seperti pada grafik berikut :

 

1 mst



Dari grafik diatas terlihat perlakuan A mempunyai jumlah daun terpanjang diikuti perlakuan B dan C.     

Tanaman kacang panjang mengalami pertumbuhan diameter batang seperti pada grafik berikut :

 

1 mst



Dari grafik diatas terlihat perlakuan A mempunyai diameter batang terbesar diikuti perlakuan B dan C.     

Dalam penelitian ini tanaman kacang panjang diberi 3 perlakuan yaitu perlakuan A, B dan C. Pada perlakuan A tebal serbuk gergaji yang diaplikasikan setebal 7 cm, perlakuan B 3 cm dan perlakuan C tanpa serbuk gergaji. Ketiga perlakuan yang diberikan memberikan variasi suhu tanah yang berbeda pada tanaman kacang panjang.    

Faktor lingkungan yang mempengaruhi suhu tanah berupa radiasi matahari, radiasi dari awan, konduksi panas dari atmosfir, kondensasi, penguapan, curah hujan dan vegetasi. Faktor tanah yang mempengaruhi suhu tanah yaitu keterhantaran panas, kapasitas panas, aktivitas biologi, struktur tanah, tekstur tanah, kelembaban tanah, dan garam-garam terlarut. Suhu tanah mempengaruhi kelembaban, aerasi, struktur, aktifitas mikroba dan enzim, dekomposisi residu tanaman dan ketersediaan unsur hara tanaman.    

Dari parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diameter daun, berat basah tanaman dan berat kering tanaman terlihat perlakuan A (serbuk gergaji tebal 7 cm) menunjukkan hasil tertinggi diikuti perlakuan B (serbuk gergaji tebal 3 cm) dan perlakuan C (tanpa serbuk gergaji) menunjukkan hasil terendah.    

Serbuk gergaji dalam penelitian berfungsi juga sebagai mulsa yang menutupi permukaan bedeng tanaman kacang panjang. Serbuk gergaji membantu menghambat pertumbuhan gulma, menjaga aerasi tanah, dan ikut menjaga kandungan uap air tanah cukup bagi pernafasan akar tanaman, sehingga pengambilan unsur-unsur hara dari dalam tanah mencukupi untuk pertumbuhan tanaman & buah kacang panjang yang dihasilkan.

Dari kelima parameter yang diamati yaitu parameter laju tumbuh tanaman, jumlah daun tanaman, diameter batang tanaman, berat basah tanaman dan berat kering tanaman terlihat hasil yang tidak terlalu jauh berbeda antara tanaman kacang panjang yang diberi serbuk gergaji dengan tanaman kacang panjang yang tanpa serbuk gergaji. Pada tabel 1-5 diatas terlihat dari hasil perhitungan rancangan percobaan tidak ada perbedaan nyata antar perlakuan suhu tanah yang diberikan pada tanaman kacang panjang.     

Ketebalan serbuk gergaji yang diberikan pada tanaman kacang panjang dalam penelitian ini belum memperlihatkan perbedaan yang nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui ketebalan serbuk gergaji yang efektif yang mulai membatasi pertumbuhan tanaman kacang panjang.    

1 mst 1 mst

 

1 mst 2 mst

 

1 mst 3 mst

 

1 mst 4 mst

 

1 mst 5 mst

 

1 mst 6 mst

 

mst = minggu setelah tanam

 

Research of Long Beans in the relation with Soil Temperature

 

Abstract

 

The climate of North Sulawesi regions is characterized by high rainfall throughout the year. These conditions allow the cultivation of rice and pulses or short-term crops.  Long beans grow well in Latosol soil / sandy loam, fertile, friable, contains a lot of organic matter and well drained with a pH of about 5.5 to 6.5. Temperatures between 20-30 degrees Celsius and optimum height of less than 800 m above sea level. In relation there to then tested to obtain the optimum production of beans with different mulching treatments. The Differences in treatment is to give a different thickness on mulching beanplants under study. With thick mulch of different so each treatment will experience a variety of climatic elements of different soil temperatures. Expected from these treatments will get a picture of effective soil temperature which gives the beans a good  production.

 

Different treatment is given to know the real difference that climate element of soil temperature on growth and production of beans. From the data rate of plant growth, leaf number, stem diameter and yield data obtained will then be analyzed by Fingerprint Analysis of Completely Randomized Design Variety and followed by t test with the smallest real difference LSD (LSD-Least Significant Difference).The design is done using the Completely Randomized Design 3 treatments and 4 blocks as the repeated observation that there 12 times. The treatment is carried out is the difference in the thickness of the mulch where the treatment (A) is the sawdust mulching with a thickness of 7 cm, (B) are the sawdust mulching with a thickness of 3 cm and (C) is the control or without the provision of sawdust. Plants are used as experimental bean varieties are the Red Arrows in the land in Manado Climatology Station Paniki Atas that lasted from October 2012 till December 2012.

 

Treatment effect of soil temperature on parameters of plant height long beans plants at week 6 in the table below:

 

 

 

Effect of soil temperature treatment on the parameters of the bean leaf at week 6, as shown in the following table:
Table Rate of Growth of Plants seen that treatment A, B and C are not significantly different.

Comments 

 
#1 sunawan 2014-06-25 01:03
terimakasih artikelnya sangat membantu penelitian saya
Quote
 

Add comment

Security code
Refresh